RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI BPBD PROVINSI NTB

  • Posted on: 14 October 2017
  • By: Admin
Body: 

RINCIAN TUGAS DAN FUNGSI BPBD PROVINSI NTB

 

1. SEKRETARIAT

Tugas  :

Melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan, koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian dukungan administrasi yang meliputi ketatausahaan, umum, kepegawaian, keuangan, pelengkapan, kehumasan dan keprotokolan.

Fungsi :

  • Penyiapan bahan perumusan kebijakan BPBD;

  • Penyiapan koordinasi penyerasian program BPBD;

  • Pengkoordinasian pelaksanaan tugas unit-unit organisasi di lingkungan Pelaksana BPBD;

  • Penyusunan rencana kerja dan program Pelaksana BPBD

  • Pengkoordinasian pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan;

  • Pembinaan dan pengelolaan urusan keuangan, ketatausahaan, kepegawaian, perlengkapan dan kerumahtanggaan.

2. SUBBAGIAN PROGRAM

Tugas :

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, penyusunan program, monitoring, evaluasi dan pelaporan.

Fungsi :

  • Menyiapkan bahan dalam rangka perumusan kebijakan, progam dan pelaporan;

  • Menghimpun dan menganalisa data dalam rangka penyusunan program dan pelaporan;

  • Menyiapkan bahan koordinasi monitoring dan evaluasi program;

  • Menyiapkan laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Program; dan

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

3. SUBBAGIAN KEUANGAN

Tugas :

Melakukan pengelolaan urusan keuangan.

Fungsi :

  • Mengumpulkan/mengolah data keuangan untuk bahan penyusunan laporan keuangan;

  • Menyiapkan bahan usulan dan pemberhentian pemimpin kegiatan, kuasa pimpinan kegiatan, bendaharawan dan atasan langsungnya;

  • Melaksanakan penyiapan bahan penyusunan rencana penerimaan dan anggaran belanja Pelaksanan BPBD;

  • Menyiapkan bahan dan melaksanakan penyelenggaraan pembinaan administrasi keuangan dan perbendaharaan;

  • Mencatat dan mengklarifikasi laporan hasil pemeriksaan serta penyiapan tindak lanjut;

  • Menyiapkan laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Keuangan; dan

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

4. SUBBAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

Tugas :

Melakukan urusan ketatausahaan, kepegawaian, perlengkapan, kerumahtanggaan, kehumasan dan keprotokolan.

Fungsi :

  • Melakukan pengelolaan urusan ketatausahaan;

  • Melakukan pengelolaan urusan kepegawaian;

  • Melakukan pengelolaan urusan perlengkapan;

  • Melakukan pengelolaan urusan kerumahtanggaan dan keprotokolan;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan publikasi dan penyebaran informasi serta pengelolaan dokumen dan perpustakaan;

  • Menyiapkan laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; dan

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

5. BIDANG PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN

Tugas :

Melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan yang meliputi penyusunan, pelaksanaan dan pengkoordinasian program dan strategi penanggulangan bencana pada tahan prabencana.

Fungsi :

  • Penyusunan kebijakan dan strategi pencegahan, peringatan dini dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana;

  • Penyusunan rencana kerja dan program pencegahan, peringatan dini dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana;

  • Pelaksanaan koordinasi pencegahan, peringatan dini dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana;

  • Pengkajian dan analisis kemungkinan dampak bencana;

  • Pengkajian tindakan pengurangan risiko bencana;

  • Penyusunan prosedur dan mekanisme kesiapsiagaan penanggulangan bencana;

  • Pelaksanaan koordinasi pemberdayaan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat;

  • Pelaksanaan koordinasi penyuluhan dan pelatihan tentang mekanisme tanggap darurat; dan

  • Pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

6. SEKSI PENCEGAHAN

Tugas :

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan,koordinasi, pelaksanaan pencegahan bencana dan peringatan dini.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi pencegahan bencana dan peringatan dini;

  • Mengidentifikasi, menganalisis, potensi dan menetapkan lokasi bencana;

  • Menyiapkan bahan kajian tentang kerentanan masyarakat;

  • Manyiapkan bahan kajian kemungkinan dampak bencana;

  • Menyiapkan bahan kajian pengurangan risiko bencana;

  • Menyiapkan bahan koordinasi penyuluhan dan pelatihan mekanisme tanggap darurat;

  • Menyiapkan bahan penyusunan prosedur tetap tanggap darurat bencana;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.

7. SEKSI KESIAPSIAGAAN

Tugas :

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan,koordinasi, pelaksanaan kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi kesiapsiagaan penanggulangan bencana;

  • Menyusun prosedur dan mekanisme kesiapsiagaan penanggulangan bencana dan dampak yang ditimbulkan;

  • Menyiapkan bahan pemberdayaan dan penguatan ketahanan sosial masyarakat;

  • Menetapkan rencana alokasi tugas, kewenangan dan sumber daya yang tersedia;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.

8. BIDANG KEDARURATAN DAN LOGISTIK

Tugas :

Melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan,yang meliputi penyusunan, pelaksanaan dan pengkoordinasian program dan strategi pennaggulangan bencana pada tahapan tanggap darurat.

Fungsi :

  • Penyusunan kebijakan dan strategi tanggap darurat dan pengerahan logistik penanggulangan bencana;

  • Penyusunan rencana kerja dan program taggap darurat dan pengerahan logistik penanggulangan bencana;

  • Pelaksanaan koordinasi/komando tanggap darurat dan pengerahan logistik penanggulangan bencana;

  • Pengkajian dan identifikasi secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan dan sumberdaya;

  • Penentuan status keadaan darurat bencana;

  • Pelaksanaan koordinasi penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana; dan

  • Pelaksanaan pemantauan, evaluasi dan pelaporan kegiatan tanggap darurat dan pengerahan logistik penanggulangan bencana.

9. SEKSI TANGGAP DARURAT

Tugas :

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan tanggap darurat penanggulangan bencana.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi tanggap darurat penanggulangan bencana;

  • Menyiapkan bahan kajian dan identifikasi secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan dan sumberdaya;

  • Menyiapkan bahan penetapan status keadaan darurat bencana;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemberian perlindungan pada kelompok rentan;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.

10. SEKSI PENYELAMATAN DAN EVAKUASI

Tugas :

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan penyelamatan dan evakuasi bencana.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi penyelamatan dan evakuasi bencana;

  • Menyiapkan bahan penyusunan prosedur tetap penyelamatan dan evakuasi bencana;

  • Menyiapkan dan menyusun rencana kerja Ruang Pusat Komanda Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana;

  • Menyiapkan pelaksanaan penyelamatan dan evakuasi bencana;

  • Menyeiapkan bahan koordinasi pengerahan sumberdaya manusia, peralatan dan logistik;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan;

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.

11. BIDANG REHABILITASI DAN REKONSTRUKSI

Tugas :

Melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan yang meliputi penyusunan, pelaksanaan dan pengkoordinasian program dan strategi penanggulangan bencana pada tahap pasca bencana.

Fungsi :

  • Penyusunan kebijakan dan strategi rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana;

  • Penyusunan rencana kerja dan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana;

  • Penggalangan partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha dan masyarakat dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana;

  • Pelaksanaan koordinasi kegiatan perbaikan dan pemulihan semua aspek pelayanan publik atau masyarakat pada wilayah pasca bencana dengan sasaran normalisasi aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat;

  • Pelaksanaan koordinasi kegiatan pembangunan kembali semua prasarana dan sarana pada wilayah pasca bencana dengan sasaran berkembangnya kegiatan perekonomian sosial budaya, tegaknya hukum dan ketertiban dan bangkitnya peran serta masyarakat dalam segala aspek kehidupan masyarakat; dan

  • Pelaksanaan pemantauan; evaluasi; dan pelaporan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

12. SEKSI REHABILITASI

Tugas :

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan kegiatan rehabilitasi pasca bencana.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi kegiatan rehabilitasi pasca bencana;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan perbaikan lingkungan daerah bencana dan perbaikan sarana dan prasarana umum;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan pelayanan kesehatan;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan pemulihan sosial psikologis, pemulihan sosial ekonomi budaya; pemulihan keamanan dan ketertiban;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan; dan

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.

13. SEKSI REKONSTRUKSI

Tugas :

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordinasi, dan pelaksanaan kegiatan rekonstruksi pasca bencana.

Fungsi :

  • Menyusun rencana dan program kerja tahunan seksi;

  • Menyiapkan bahan pelaksanaan koordinasi kegiatan rekonstruksi pasca bencana;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan pembangunan kembali sarana dan prasarana umum;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masyarakat;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan sosial ekonomi masyarakat;

  • Menyiapkan bahan koordinasi pelaksanaan peningkatan fungsi pemerintahan dan  pelayanan publik;

  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan; dan

  • Melaporkan hasil pelaksanaan tugas dan memberikan saran pertimbangan kepada atasan untuk bahan perumusan kebijakan.