Update Banjir Dompu per tanggal 6 Maret 2018

  • Posted on: 7 March 2018
  • By: Admin

Update Data banjir Dompu per tanggal 6 Maret 2018

A. fakta - fakta :

  1. Pada hari Senin, 05 Maret 2018 pukul 16.45 wita telah terjadi banjir di Wilayah Kec. Dompu dan Kec. Woja akibat ketinggian air banjir mampu melewati tanggul sungai yang ada dipesisir bantaran sungai Rabalaju dan menggenangi rumah masyarakat dan fasilitas umum
  2. Banjir terjadi di sebabkan oleh besarnya curah hujan di bagian utara wilayah Kecamatan Dompu dan  sekitarnya mulai pukul 14.40 wita hingga pukul 16.20 wita.
  3. Pukul 16.45 wita air banjir mulai masuk ke permukiman dengan melewati tanggul bantaran sungai rabalaju.
  4. Pukul 16.50 wita warga yang tinggal di dekat bantaran sungai Rabalaju kaget dengan masuknya air banjir dan warga langsung melakukan evakuasi barang rumah tangga yang bisa diselamatkan.
  5. Pukul 17.00 wita anggota BPBD Kab. Dompu, Anggota Kodim 1614/Dompu, Polres Dompu, Subden III Den A Brimob Dompu, Sat Pol PP Dompu serta Pemerintah terkait bersama warga melakukan evakuasi barang-barang rumah tangga warga.
  6. Fasilitas umum yang tergenang adalah lokasi RSU bagian utara UGD dan belakang RSU, SMP Yayasan Sakinah Desa Wawonduru, SD Impres Soriwono Kelurahan Potu. Kerusakan yang di timbulkan adalah jebolnya tanggul sungai laju di lingkungan Soriwono Kelurahan Potu.
  7. Adapun Wilayah yang terendam banjir sebagai berikut  :

1). Kecamatan Dompu  :

a. Dusun Kareke, Desa Karake.

b. Lingkungan Parapimpi, Kel. Potu.

c. Lingkungan Magenda, Kel. Potu.

d. Ligkungan Potu, Kel. Potu.

e. Lingkungan Sori Wono, Kel. Potu.

f. Lingkungan Kampo Rato, Kel. Karijawa.

g. Lingkungan Karijawa selatan, Kel. Karijawa.

 

2). Kecamatan Woja  :

a. Lingkungan Dore Kel. Simpasai.

b. Lingkungan Kandai Dua Timur, Kel. Kandai Dua.

c. Lingkungan Kandai Dua Barat, kel.  Kandai Dua.

d. Dusun Ratobaka, Ds. Wawonduru.

e. Dusun Wawonduru, Ds.Wawonduru.

 

3). Diperkirakan jumlah rumah yang digenangi air banjir :

a. Desa Kareke diperkirakan 50 rumah.

b. Kelurahan Potu 500 rumah.

c. Kelurahan Karijawa diperkirakan 20 rumah.

d. Kelurahan simpasai diperkirakan 150 rumah.

e. Kelurahan Kandai Dua diperkirakan 300 rumah.

f. Desa Wawonduru diperkirakan 380 rumah.

 

4).  Kerugian material untuk kel. Potu dari Keterangan Lurah Potu Drs. Firmansyah yakni lebih kurang Rp. 600 Juta dan kerugian material di Wilayah yang lainnya belum dapat diperkirakan karena semua rumah warga di genang air dan untuk korban jiwa Nihil.

 

5). Pukul 19.18 wita wita banjir sudah sudah mulai surut khusus di Kecamatan Dompu dan pukul 21.05 wita banjir surut di Kecamatan Woja

 

 

6). Upaya yang dilakukan :

  • Mulai dari tanggal 5 Maret 2018 kemarin saat kejadian, BPBD Kabupaten berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB tentang langkah langkah yang di upayakan.
  • Pukul 18.25 wita dilaksanakan rapat koordinasi Pimpinan SKPD (eselon 2 - eselon 3) di rumah dinas Sekda Kabupaten Dompu untuk memobilisasi bantuan tanggap darurat yang menghasilkan kesepakatan :
  1. Upaya evakuasi orang/barang harus tetap di upayakan
  2. Upaya distribusi nasi bungkus, air minum dan makanan siap saji lain yang di perintahkan kepada setiap SKPD untuk segera dilaksanakan serta mobilisasi himbauan untuk masyarakat lain yang memiliki kemampuan (wilayah tidak terkena banjir) untuk membantu . Upaya ini sudah dilaksanakan tadi malam baik secara  perseorangan maupun lembaga.
  3. Pengadaan dapur umum mulai tadi malam
  4. Di instruksikan kepada SKPD Dinas kesehatan untuk segera membuka pos kesehatan dan pengobatan.
  5. Di instruksikan kepada seluruh ASN SKPD, pada hari Selasa tanggal 6 maret untuk semua turun ke lapangan membantu masyarakat
  • BPBD kabupaten Bima (Kabupaten tetangga) dengan personil 20 orang serta 1 unit mobil tangki 1 unit mobil damkar dan mobil rescue tiba di Dompu jam 19.30 wita untuk membantu.
  • Tanggal 6 maret 2017 hari ini, dilaksanakan pembersihan lumpur dan penyedotan air tergenang di rumah rumah warga, dengan peralatan pompa, mobil tangki, mobil damkar, Water Canon Polres Dompu dan giat masih berlangsung sampai saat ini.
  • Memonitor dampak dan langkah penanganan bencana banjir serta mengikuti setiap perkembangan inventarisasi dampak kerusakan dan kerugian.

Bupati telah menetapkan masa tanggap darurat selama 3 Hari mengingat kondisi dan situasi pasca banjir secara umum tidak begitu parah. Penyebab utama banjir adalah hujan yg sangat lebat di wilayah desa Tambe Kabupaten Bima yang mana Kabupaten Dompu mendapat banjir kirimannya di tambah lagi kondisi sungai sungai yang ada di kabupaten Dompu mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga warga yang terdampak semua bertempat tinggal di sepanjang bantaran sungai.

Solusi ke depan adalah harus dilakukan normalisasi sungai dan kegiatan ini akan dilakukan oleh BWS namun ada beberapa titik tanggul sungai yang jebol.

Sebagai informasi sebenarnya lingkungan Soriwono tidak layak sebagai tempat permukiman karena elevasinya sejajar dengan dasar sungai. Pemerintah Kabupaten Dompu sudah mengarahkan agar masyarakat direlokasi namun masyarakat tetap berkeras untuk tetap tinggal.

Secara umum keadaan sudah normal kecuali beberapa rumah yang masih dalam proses pembersihan selama ini tidak ada titik pengungsi mereka lebih memilih tinggal di rumah warga atau keluarga yang juga merupakan tetangga mereka sendiri yang lokasi nya lebih tinggi. Logistik dan bantuan terus berdatangan, cukup untuk 7 hari ke depan.

3 orang personil BPBD NTB yang turun selama tanggap darurat untuk melakukan pendampingan telah kembali ke mataram guna mengikuti Desk Penanggulangan Bencana dalam Rakortek Regional di Lombok Raya

Artikel ini masuk dalam kategori :