Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2017/2018

  • Posted on: 11 November 2017
  • By: Admin

Himbauan Gubernur Nusa Tenggara Barat nomor 360/546/BPBD prihal Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2017/2018 menindaklanjuti Surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor B.1391/KA.BNPB/PK.03.02/10/2017 tanggal 31 Oktober 2017 hal Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan 2017/2018 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-NTB. Dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Diharapkan kerjasamanya Saudara untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat tingginya curah hujan dengan melakukan upaya-upaya antisipatif dalam menghadapi ancaman bahaya banjir, banjir bandang dan gerakan tanah/longsor dengan melakukan aksi mitigasi dan kesiapsiagaan;
  2. BPBD Kabupaten/Kota aktif berkordinasi dengan BMKG dan PVMBG/Dinas ESDM/Dinas PU Kabupaten/Kota bersama dengan stakeholder lainnya untuk mendapatkan informasi ancaman dan melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini bahaya banjir/longsor sampai kepada masyarakat , khususnya yang bermukim di wilayah yang risiko tinggi bencana banjir dan tanah longsor;
  3. Mengambil langkah-langkah penguatan kesiapsiagaan pemerintah bersama masyarakat menghadapi ancaman bahaya banjir, banjir bandang dan gerakan tanah longsor di daerah masing-masing dengan menyiapkan sumberdaya dan sistem informasi daerah;
  4. Menyiapkan/ meng-update dan mensimulasikan rencana kontijensi menghadapi ancaman tanah longsor dan menyusun rencana operasi atau SOP-nya dengan melibatkan seluruh stakeholder setempat termasuk TNI dan Polri ;
  5. Dalam hal adanya potensi kejadian banjir/longsor, segera aktifkan Sistem Komando dan Posko Kabupaten/Kota, yang dilengkapi radio komunikasinya yang terkoneksi ke Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BNPB di Jakarta dan BPBD Provinsi di Mataram;
  6. Sehubungan sudah terjadi beberapa wilayah yang terdampak banjir/angin puting beliung dihimbau agar Bupati/Walikota segera menetapkan status siaga darurat bencana banjir/tanah longsor dan angin puting beliung;
  7. Memastikan Prasarana Dasar seperti sungai dan saluran drainase  tidak terhalang oleh sampah dan lain-lainnya;
  8. Mengoptimalkan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk melakukan kegiatan operasional siaga darurat pencegahan dan penanggulangan banjir/tanah longsor dan angin puting beliung;
  9. Untuk koordinasi penanganan darurat segera hubungi Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Provinsi yang beralamatkan di Jl. dr Soejono Lingkar Selatan Mataram dengan nomor telepon (0370) 646972 dan fax (0370) 646972, Drs. Jamaludin (081 9077 33200), Agung Pramuja, S.Adm (081 9075 33775);
  10. Melaporkan langkah-langkah kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam penanggulangan banjir/tanah longsor dan angin puting beliung kepada Gubernur NTB, Menteri Dalam Negeri RI, dan Kepala Banan Nasional Penanggulangan Bencana;

 

 

Artikel ini masuk dalam kategori :