Bencana Alam Banjir Bandang Melanda Kabupaten Sumbawa

Bencana Alam Banjir Bandang Melanda Kabupaten Sumbawa
Bencana Alam Banjir Bandang Melanda Kabupaten Sumbawa
Bencana Alam Banjir Bandang Melanda Kabupaten Sumbawa Rabu 21 Februari 2024 pada Pukul 14.15 WITA terjadi Hujan Lebat di wilayah Hulu Kab. Sumbawa yang mengakibatkan bantaran sungai dari Kec. Buer Hingga mulut Kali Kec. Alas Desa Merente sehingga pada pukul 17.00 WITA terjadi luapan yang mengakibatkan banjir yang menggenangi 3 Desa pada Kec. Buer yakni, Desa, kalabeso, Desa Labuhan Burung, Desa Jurumapin dan juga menggenangi 1 Desa Merente di Kec. Alas. Kejadian tersebut mengakibatkan terputusnya jembatan penguhubung antara Desa Kalabeso ke Desa Labuhan Burung Kec. Buer, Ambruknya tanggul penahan tebing sekitar -+ 60 M dengan tinggi -+ 4 M di bagian kiri dan kanan jembatan penghubung, Areal pertanian -+ 25 Ha terendam banjir sehingga mengakibatkan gagal panen di desa Kalabeso dan pada Desa Labuhan Burung terdampak 110 KK / 440 Jiwa dan juga menyebabkan tanggul penahan tebing ambruk sekitar -+ 50 M dengan tinggi -+ 4 M, sementara di Desa Jurumapin terdampak 8 KK / 36 Jiwa dan menyebabkan areal pertanian terdampal -+ 2 Ha mengakibatkan gagal panen dan juga menyebabkan tanggul penahn tebing tergerus oleh banjir di wilayah pemukiman Dusun Jurumapin B sepanjang -+ 100 M tinggi sekitar 3.5 M. Pada Kec. Alas Dese Merente mengakibatkan Jembatan jembatan penghubung antara Dusun Merente Loka dan Dusun Merente terputus di terjang banjir bandang dan -+ Ha areal persawahan terendam banjir mengakibat gagal panen. Berdasarkan informasi dari BPBD Kabupaten Sumbawa, saat ini kondisi air sudah mulai surut dan beberapa warga sudah membersihkan rumah, dalam upayanya BPBD Provinsi NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumbawa untuk penanganan lanjutan, mendistribusikan logistik, dan penyebaran informasi. BPBD Kabupaten Sumbawa masih melakukan assesment dampak bencana, dan Tim dari BPBD Kab. Sumbawa terjun ke lokasi kejadian bencana. Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat karena Sebagian besar wilayah NTB terpantau telah memasuki musim hujan 2023/2024 dan sebagian masih berada pada masa peralihan, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba dan bersifat lokal, banjir dan tanah longsor. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan hujan yang turun untuk mengisi penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya. Tetap perhatikan informasi dari BPBD Provinsi NTB dan BMKG guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan. Facebook : Bpbd Ntb Prov Twitter : @bpbd_ntb Web : bpbd.ntbprov.go.id Instagram: bpbdntb Sumber: BPBD Kabupaten Sumbawa

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment