Diseminasi Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapai Gempabumi dan Tsunami Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah (Selasa, 28 Desember 2021)

Diseminasi Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapai Gempabumi dan Tsunami Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah (Selasa, 28 Desember 2021)
Diseminasi Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapai Gempabumi dan Tsunami Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah (Selasa, 28 Desember 2021)

Diseminasi Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapai Gempabumi dan Tsunami Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah

Kepala Pelaksana BPBD Prov. NTB sekaligus Ketua Tim Penyusun Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapi Gempabumi dan Tsunami DPSP Mandalika yaitu Bapak Sahdan, S.T, M.T. menghadiri acara Diseminasi Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapai Gempabumi dan Tsunami Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika Kabupaten Lombok Tengah pada hari Selasa tanggal 28 Desember 2021 yang bertempat di Ruang Rapat BAPPEDA Provinsi NTB turut mendampingi Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Provinsi NTB Bapak Ridho Ahyana, S.IP. Acara ini dihadiri oleh 28 peserta offline dan 107 peserta online (Zoom Meeting) total 135 peserta.

Acara dibuka oleh Bapak Ridho Ahyana dengan diawali kata sambutan dari Kepala Pelaksana BPBD NTB Bapak Sahdan menyampaikan, “Dokumen rencana kontinjensi yang di-diseminasikan pada hari ini sudah mulai disusun sejak bulan Juli tahun 2021 bersama BNPB dan sudah dilakukan sosialiasi serta konsultasi public kepada 13 desa terdampak yang berada di zona DPSP Mandalika. Dokumen yang sudah kami susun tersebut diharapkan bisa digunakan sebagai pedoman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk diantaranya bencana gempabumi yang biasanya disertai tsunami. Tujuan penyusunan dokumen ini adalah agar siapapun yang datang berkunjung ke DPSP Mandalika dapat merasa aman karena sudah melihat persiapan kita dalam menghadapi risiko bencana. 
Pada prinsipnya, jangan sampai ada masyarakat kita ada yang tidak mengenal bencana gempabumi karena berdasarkan sejarah kegempaan dan lempengan yang mengelilingi wilayah NTB menyebabkan wilayah kita menjadi daerah yang rawan bencana gempabumi. Untuk menghindari risiko dan dampak dari hal-hal yang tidak diinginkan maka perlunya sosialisasi mengenai dokumen tersebut”.

Selanjutnya sambutan dari Asisten II selaku perwakilan Sekda Prov. NTB, yaitu Bapak Ir. Muhammad Husni, M.Si., kemudian dilanjutkan dengan  Acara berikutnya yaitu penyerahan buku (Dokumen Rencana Kontinjensi) oleh Kepala Pelaksana BPBD Prov. NTB selaku Ketua Tim Penyusum kepada perwakilan para peserta, antara lain yaitu Bapak Asisten II selaku perwakilan dari Sekda Prov. NTB, Ibu Wolini selaku perwakilan dari PHRI Prov. NTB, Perwakilan dari Komandan Korem 162/Wira Bhakti, Perwakilan dari Komandan TNI AL Mataram, Perwakilan dari Komandan TNI AU ZAM dan Perwakilan dari POLDA NTB.

Acara dilanjutkan dengan Paparan Skenario Kejadian Gempabumi dan Hasil Proyeksi Modeling Inundasi (Landaan) Gelombang Tsunami oleh Bapak Ricko Kardoso (BMKG Stasius Geofisika) dan Paparan Dampak yang ditimbulakan oleh gempabumi dan tsunami di selatan Lombok disampaikan oleh Bapak Kusnadi, S.T, M. Sc selaku perwakilan dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia di NTB. Acara berikutnya yaitu diskusi dan tanya jawab dengan para peserta offline dan online yang dipandu Oleh Bapak Rahmat Sabandi, S.T, M.T dari Ketua FPRB NTB selaku Moderator. Pada puncak acara di tutup oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB Bapak Sahdan, S.T, M.T sekaligus Ketua Tim Penyusun Dokumen Rencana Kontinjensi Menghadapi Gempabumi dan Tsunami DPSP Mandalika. 

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh
#NTBgemilang

Pusdalops-PB BPBD NTB

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment