Diskusi Inisiasi Kerjasama untuk Memanfaatkan Mahasiswa KKN menjadi Fasilitator Pembentukan Desa Tangguh Bencana

Diskusi Inisiasi Kerjasama untuk Memanfaatkan Mahasiswa KKN menjadi Fasilitator Pembentukan Desa Tangguh Bencana
Diskusi mengenai Mahasiswa KKN sebagai fasilitator pembentukan Desa Tangguh Bencana

Salah satu Program Unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Tahun 2019-2023 untuk mewujudkan Visi “NTB Gemilang” adalah Desa Tangguh Bencana (Destana). Adapun target Destana dalam RPJMD 2019-2023 yaitu sebanyak 434 desa, sementara sampai dengan saat ini baru terbentuk 247 Destana. Untuk mengejar target RPJMD tersebut, dibutuhkan sebuah inovasi/terobosan yang dapat memberikan hasil yang maksimal ditengah keterbatasan anggaran yang ada. Oleh karena itu, Bidang RR dan Kerjasama Penanggulangan Bencana melalui Seksi Kerjasama/kemitraan mencoba menginisiasi menjalin komunikasi dengan beberapa Perguruan Tinggi dan NGO untuk menjalin kerjasama dengan BPPD Provinsi NTB. Seperti slogan yang selalu disampaikan oleh Bang Zul sapaan akrab dari Gubernur NTB diberbagai kesempatan yaitu “JALAN PANJANG SELALU DIMULAI DENGAN LANGKAH PERTAMA”. Untuk itu sebagai langkah pertama, Kepala Seksi Kerjasama/Kemitraan membuka komunikasi awal dengan Pembantu Rektor III Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) dengan didampingi oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, mencoba mendiskusikan Kerjasama untuk memanfaatkan Mahasiswa KKN sebagai fasilitator pembentukan Desa Tangguh Bencana, Kamis (14/10/2021). Insya Allah dalam waktu dekat, Seksi Kerjasama/Kemitraan BPBD Provinsi NTB akan melakukan “jemput bola” ke beberapa universitas lainnya di Pulau Lombok. Sehingga harapannya nanti, dengan adanya beberapa Kerjasama baik dengan Perguruan Tinggi maupun NGO, di Tahun 2022 akan tercapai target RPJMD 434 Desa Tangguh Bencana.

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment