KALAK BPBD Provinsi NTB Menghadiri Kegiatan Rakornas Tahun 2022 yang Diselenggarakan Tanggal 22-24 Februari 2022

KALAK BPBD Provinsi NTB Menghadiri Kegiatan Rakornas Tahun 2022 yang Diselenggarakan Tanggal 22-24 Februari 2022
KALAK BPBD Provinsi NTB Menghadiri Kegiatan Rakornas Tahun 2022 yang Diselenggarakan Tanggal 22-24 Februari 2022
KALAK BPBD Provinsi NTB Menghadiri Kegiatan Rakornas Tahun 2022 yang Diselenggarakan Tanggal 22-24 Februari 2022
 
Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2022 yang bertema Meningkatkan Kolaborasi dan Integrasi dalam Mewujudkan Ketangguhan Bangsa Menghadapi Bencana diselenggarakan pada tanggal 22-24 Februari 2022 di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE). Kegiatan ini dilaksanakan secara inperson with online modality (kombinasi pertemuan fisik dan daring).
 
Kegiatan pertama yang telah dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Februari 2022 yaitu Pra Rakor. Pada pertemuan tersebut membahas tentang isu dan permasalahan dari daerah di bidang kebencanaan yang dibagi ke dalam lima kelompok yaitu (1) bidang pra bencana, (2) kedaruratan dan logpal, (3) pemulihan, (4) tata kelola dan akuntabilitas, dan (5) kebijakan dan strategi
 
Kegiatan kedua dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 23 Februari 2022 yaitu kegiatan pembukaan Rakornas dan dilanjutkan dengan arahan dari Presiden RI, Menteri, dan Kepala Lembaga. Kegiatan pembukaan ini di buka langsung oleh Presiden RI Bapak Ir. H Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor dan kegiatan sidang Komisi perumusan isu dan rencana aksi dari pra sidang komisi yang dibagi ke dalam lima kelompok yaitu (1) bidang pra bencana, (2) kedaruratan dan logpal, (3) pemulihan, (4) tata kelola dan akuntabilitas, dan (5) kebijakan dan strategi.
Pada pembukaan Rakornas tersebut Presiden RI menyampaikan beberapa arahan sebagai berikut
1. Budaya kerja BNPB harus Siaga, Anitisipatif, Responsif dan
   Adaptif
2. Orientasi pada pencegahan harus diutamakan.
3. Jalur evakuasi harus di Siagakan, instrumen-instrumen
   peringatan dini harus di upgrade dan terus di cek secara rutin.
4. BNPB harus aktif mengajak Aparat Pemerintah pusat maupun
    daerah agar semua program pembangunan harus berentasi
    pada tangguh bencana. Perizinan-perizinan usaha yang
    dikeluarkan harus mempertimbangkan resiko bencana dan
    pembangunan insfrastruktur harus mengurangi bencana
    bukan menambah bencana
5. Bangunan sistem edukasi bencana yang berkelanjutan
    terutama didaerah yang rawan akan bencana.
Kegiatan Penutupan Rakor yaitu penyampaian rumusan hasil
rakornas dan pemberian penghargaan akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggsl 24 Februari 2022.
 
Pusdalops-PB BPBD NTB

Related Posts

Comments (0)

There are no comments yet

Leave a Comment