Kamis, 12 Februari 2026. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bima pada Kamis (12/02/2026) siang. Kondisi ini memicu rangkaian bencana alam di beberapa titik, mulai dari tanah longsor di Kecamatan Woha hingga banjir bandang di Kecamatan Soromandi dan Lambu.

Di Desa Simpasai, Kecamatan Lambu, sebanyak 28 Kepala Keluarga (89 jiwa) terdampak setelah air setinggi 60 cm merendam pemukiman mereka. Sementara itu, duka menyelimuti Desa Hidirasa setelah seorang petani bernama Weli (66) dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Dam Raba Ncoha saat debit air meningkat drastis hingga ketinggian 6 meter.

Pihak BPBD Kabupaten Bima bersama tim gabungan (TNI, Polri, dan SAR) telah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat.

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh
#NTBmakmurmendunia

Pusdalops-PB BPBD NTB