Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB memberikan sambutan pembuka pada kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024 BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Mataram Tanggal 15 mei 2024, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB Ir. H. Ahmadi, SP-1 memberikan sambutan pembuka pada kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Mataram dengan tema "Menyiapkan Masyarakat Siaga dan Tangguh Tsunami demi mewujudkan laut yang aman", didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi NTB, bertempat di Sundancer Residences & Villas Lombok, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Demi meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat melalui pemerintah daerah, perangkat desa serta lembaga terkait dalam menghadapi potensi Gempa Bumi dan Tsunami di wilayah Nusa Tenggara Barat, serta memperkuat kolaborasi antar pemerintah daerah hingga tingkat desa dan lembaga terkait dalam penanganan bencana, maka BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Mataram mengadakan kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024. Adapun kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi (SLG) Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024 ini dihadiri oleh Plt . Deputi Bidang Geofisika BMKG, Pj . Bupati Kabupaten Lombok Barat diwakili Pj. Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, Kalak BPBD Kabupaten Lombok Barat, Camat Sekotong, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Lombok Barat, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Zainuddin Abdul Madjid, Kepala Kepolisian Resor Lombok Barat dan Komandan Distrik Militer 1606. Dalam sambutannya, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Ir. H. Ahmadi, SP-1, menyampaikan pentingnya persiapan dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi potensi gempa bumi dan tsunami di wilayah Nusa Tenggara Barat, serta menekankan bahwa dengan adanya kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi lebih siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana alam tersebut. Selain itu, Kalak BPBD Provinsi NTB juga mengapresiasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Mataram atas upaya yang dilakukan dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Beliau menyampaikan harapannya agar melalui SLG ini, masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami, sehingga dapat berkontribusi dalam menciptakan laut yang aman. Dalam kegiatan SLG ini, peserta akan diberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa bumi dan tsunami, termasuk evakuasi dan pertolongan pertama pada korban. Selain itu, akan ada juga simulasi dan latihan di lapangan untuk mempraktikkan pengetahuan yang telah diberikan. Kegiatan Sekolah Lapang Gempabumi Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2024 ini diikuti oleh berbagai pihak, seperti Anggota BPBD Provinsi NTB serta BPBD Kabupaten Lombok Barat, Relawan Kebencanaan, Perangkat Desa Kecamatan Sekotong serta Pihak terkait lainnya dan diakhiri dengan penyerahan secara simbolis Alat Kebencanaan oleh BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Mataram. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami dapat semakin meningkat, sehingga dapat mewujudkan laut yang aman dan meminimalisir resiko gempa bumi dan tsunami bagi seluruh masyarakat NTB.