Mataram - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Koordinasi Internal Persiapan Forum Perangkat Daerah untuk urusan kebencanaan dan perubahan iklim pada Senin, 6 April 2026. Bertempat di Ruang Rapat Pusdalops, kegiatan ini difokuskan pada penyusunan Rencana Kerja (Renja) BPBD Provinsi NTB Tahun 2027. Rapat dipimpin oleh Sekretaris BPBD mewakili Kepala Pelaksana, dan dihadiri oleh jajaran Kepala Bidang serta staf BPBD lainnya.

Dalam rapat tersebut, pembahasan diutamakan pada evaluasi kinerja penanggulangan bencana daerah, pemetaan isu strategis, dan penentuan target untuk tahun 2027. Secara umum, BPBD NTB menargetkan perbaikan sistem mitigasi, penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB), dan peningkatan Indeks Ketahanan Daerah. Fokus utama rencana kerja diarahkan pada penguatan Desa Tangguh Bencana (Destana), peningkatan sistem informasi kebencanaan, serta optimalisasi gladi kesiapsiagaan bencana di masyarakat.

Selain itu, penyusunan Renja 2027 ini juga dipastikan agar sejalan dengan hasil kesepakatan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) tahun 2026. Melalui persiapan dan sinkronisasi program ini, BPBD NTB berharap upaya mitigasi, tanggap darurat, hingga pascabencana di Nusa Tenggara Barat dapat berjalan semakin efektif, terpadu, dan responsif terhadap ancaman bencana serta perubahan iklim.

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh
#NTBmakmurmendunia

PUSDALOPS-PB BPBD PROVINSI NTB