UPDATE KEJADIAN BENCANA NTB (1 JANUARI – 30 APRIL 2024) Pada periode 01 Januari – 30 April 2024 telah terjadi bencana alam sebanyak 59 kejadian. Dari jumlah tersebut, bencana yang paling sering terjadi yaitu bencana banjir/banjir bandang dengan 26 kejadian, kemudian Cuaca Ekstrem/angin puting beliung 23 kejadian, tanah longsor 7 kejadian kekeringan 0 kejadian di kabupaten/kota terdampak, Kebakaran hutan dan Lahan 0 kejadian dan gelombang pasang/rob 3 kejadian. Menurut BMKG, Curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III April 2024 secara umum dalam kategori Rendah (0 – 50 mm/das). Sifat hujan pada dasarian III April 2024 di wilayah NTB umumnya didominasi kategori Atas Normal (AN). Curah hujan tertinggi di pos hujan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat sebesar 211 mm/dasarian. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umumnya berada pada katagori Sangat Pendek (1 - 5 hari). HTH terpanjang tercatat di Pos Hujan Moyohilir, Kabupaten Sumbawa selama 13 hari. Saat ini wilayah NTB berada pada periode peralihan musim hujan menuju musim kemarau, masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat disertai angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba dan bersifat lokal, banjir dan tanah longsor. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan hujan yang turun untuk mengisi penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya. Tetap perhatikan informasi BMKG dan BPBD guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan. Facebook : Bpbd Ntb Prov Instagram : @bpbdntb Twitter : @bpbd_ntb Web : bpbd.ntbprov.go.id #SiapUntukSelamat #KitaJagaAlamJagaKita #SalamTangguh #SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana #KenaliAncamannya #KurangiRisikonya #NTBTangguh #ntbgemilang Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB