Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang disertai hujan lebat dan petir melanda wilayah Kabupaten Dompu, tepatnya di Desa Lasi, Kecamatan Kilo, pada Selasa, 13 Januari 2026 sekitar pukul 10.30 WITA. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan dan kerugian bagi masyarakat setempat. Berdasarkan laporan, satu unit rumah milik Anggraini di Dusun Nambosolo mengalami rusak ringan, sementara satu unit lapak milik Fitri Mairos di Dusun Nangatoi 2 mengalami rusak berat. Selain itu, dua ekor kambing milik Suhardin Musa di Dusun Nambosolo dilaporkan mati, serta satu unit kendaraan roda dua milik Kamiruddin di dusun yang sama mengalami kerusakan berat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Provinsi NTB segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Dompu dan para pemangku kepentingan terkait. Tim BPBD Kabupaten Dompu bersama unsur TNI/Polri serta aparatur desa dan kecamatan turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana, sekaligus menyusun laporan dan melakukan diseminasi informasi. Kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh warga terdampak saat ini meliputi terpal untuk penutupan sementara atap rumah serta perbaikan kembali rumah-rumah yang mengalami kerusakan.
Hingga laporan ini disusun, kondisi di lokasi kejadian telah berangsur kondusif. Namun demikian, masyarakat di wilayah NTB diimbau untuk tetap waspada mengingat saat ini telah memasuki musim hujan dan sebagian wilayah berada pada periode puncak. Potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba masih perlu diantisipasi, termasuk dengan menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan kondisi aliran air guna mengurangi risiko bencana lanjutan.
#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh
#NTBmakmurmendunia
Pusdalops-PB BPBD NTB