Banjir terjadi di wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, dan Desa Soro, Kecamatan Lambu, pada Rabu (28/1/2026). Kejadian yang berlangsung pada pukul 15.40 WITA dan 16.45 WITA ini disebabkan oleh hujan berintensitas sedang hingga lebat serta derasnya aliran air dari gunung. Kondisi ini mengakibatkan saluran drainase di kedua desa tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga meluap hingga ke permukiman warga.

Berdasarkan data dampak kejadian, tercatat total 470 Kepala Keluarga terdampak banjir di kedua lokasi. Di Desa Soro, banjir merendam 420 unit rumah dengan ketinggian air antara 20 hingga 80 cm, serta menyebabkan tanggul sepanjang 18 meter jebol. Sementara itu, di Desa Oi Saro, sebanyak 50 unit rumah terendam dengan ketinggian air 10 hingga 50 cm. Meskipun kondisi saat ini dilaporkan sudah kondusif, warga yang terdampak memiliki kebutuhan mendesak berupa pemenuhan logistik dan air bersih.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Provinsi NTB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima, TNI/Polri, Tagana, dan pihak terkait untuk melakukan asesment dan penanganan di lokasi bencana. Dihimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, mengingat wilayah NTB telah memasuki periode puncak musim hujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor secara tiba-tiba.

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh
#NTBmakmurmendunia


Pusdalops-PB BPBD NTB