Jum’at, 30 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 WITA, telah terjadi banjir di wilayah Kecamatan Jerowaru yang meliputi Desa Ekas Buana, Desa Kwang, dan Desa Seriwe. Kejadian tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Timur dan sekitarnya, disertai kilat/petir serta angin kencang, sehingga mengakibatkan genangan air di permukiman warga. Dampak dari kejadian banjir tersebut antara lain di Desa Ekas Buana terdapat 54 KK atau 178 jiwa terdampak, di Desa Kwang sebanyak 3 KK atau 8 jiwa terdampak, serta di Desa Seriwe sebanyak 88 KK atau 382 jiwa terdampak.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Provinsi NTB telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Timur serta stakeholder terkait, sementara Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Lombok Tengah melakukan asesmen dampak bencana di lokasi kejadian. BPBD Kabupaten Lombok Timur juga melakukan upaya penyedotan air serta melaksanakan pelaporan dan diseminasi informasi terkait dampak bencana. Penanganan bencana melibatkan personel dari BPBD Kabupaten Lombok Timur, TNI/POLRI, pemerintah kecamatan, dan aparat desa setempat. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi bantuan logistik tanggap darurat, mesin penyedot air, serta bahan bakar minyak (BBM). Hingga laporan ini disusun, kondisi banjir di wilayah terdampak masih belum sepenuhnya surut.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, dihimbau kepada masyarakat bahwa wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini telah memasuki musim hujan dan sebagian wilayah berada pada periode puncaknya. Dengan adanya potensi hujan berintensitas tinggi pada dasarian III Januari 2026, masyarakat diharapkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
Pusdalops-PB BPBD NTB