Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan sekitarnya pada Kamis (18/12/2025) sore mengakibatkan bencana banjir. Luapan air mulai memasuki pemukiman warga sekitar pukul 16.30 WITA setelah cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut dalam durasi yang cukup lama. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat setempat sempat lumpuh akibat genangan air.

Banjir secara spesifik berdampak pada wilayah Dusun Sereneng, Desa Mertak. Berdasarkan pendataan awal di lapangan, tercatat sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) mengalami dampak langsung dari kejadian ini. Meski tidak ada laporan korban jiwa, material lumpur dan genangan air menyebabkan terganggunya aktivitas warga yang terpapar luapan sungai atau saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air.

Merespons kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Lombok Tengah bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi bencana. Selain melakukan asesmen dampak kerusakan, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik darurat untuk meringankan beban para korban. Saat ini sebagian besar wilayah NTB sudah memasuki periode musim hujan dan sebagian kecil lainnya masih dalam periode peralihan musim. Potensi hujan cukup signifikan pada 10 hari mendatang, sehingga masyarakat dihimbau agar memeperhatikan kebersihan dan debit di wilayahaliran air. Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba.

#SiapUntukSelamat
#KitaJagaAlamJagaKita
#SalamTangguh
#SalamKemanusiaan
#BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
#KurangiRisikonya
#NTBTangguh

Pusdalops-PB BPBD