Kalak BPBD Provinsi NTB sebagai narator utama didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik serta Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan, mengadakan Rapat Koordinasi Focus Group Discussion (FGD) terbatas terkait Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendungan Taju dan Mila Kabupaten Dompu, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor BPBD Provinsi NTB.
Berdasarkan dengan kegiatan Operasi Gelar Pasukan Samota Rinjani 2023 dalam rangka Pengamanan Event MOXGP di Kabupaten Sumbawa, maka Kalak BPBD Provinsi NTB mengadakan Rapat Koordinasi terbatas sebagai bentuk Upaya Pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Taju dan Mila Kabupaten Dompu, yang melibatkan Dinas LHK NTB, BPDAS HL Dodokan Moyosari KLHK, BWS Nusa Tenggara I dan Pengurus HATHI NTB.
Rapat Koordinasi FGD ini bertujuan untuk menyusun strategi yang menghasilkan kesepakatan bersama sebagai bentuk Upaya Pemulihan kondisi kritis Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendungan Taju dan Mila di Kabupaten Dompu serta merupakan wadah untuk secara aktif berdiskusi dan memberikan masukan guna merumuskan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk Pemulihan DAS Bendungan Taju dan Mila di Kabupaten Dompu.
Untuk mengurangi risiko dan memitigasi dampak bencana di DAS Taju dan Mila, serta melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak terkait berdasarkan hasil Rapat Koordinasi FGD DAS Bendungan Taju dan Mila tersebut, meliputi BPDAS HL Dodokan Moyosari dan DLHK Provinsi NTB akan melaksanakan pemeliharaan sungai secara rutin untuk mengendalikan sedimentasi dan menjaga aliran sungai yang lancar, BWS Nusa Tenggara I akan bekerja sama dengan BPBD Provinsi NTB untuk meningkatkan sistem peringatan dini banjir yang lebih efektif, BPDAS HL Dodokan Moyosari dan KLHK Provinsi NTB akan melakukan rehabilitasi ekosistem di sekitar DAS Taju dan Mila, termasuk pemulihan vegetasi riparian dan penanaman pohon penahan erosi.
Facebook : Bpbd Ntb Prov
Instagram : @bpbdntb
Twitter : @bpbd_ntb
Web : bpbd.ntbprov.go.id