Pada hari Selasa, 03 Maret 2026, wilayah Kabupaten Lombok Tengah dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin puting beliung. Fenomena alam ini mulai terjadi sekitar pukul 10.30 WITA dan mencapai puncaknya pada pukul 17.20 WITA. Akibat dari intensitas hujan yang tinggi dan terjangan angin kencang tersebut, sejumlah hunian warga dilaporkan mengalami kerusakan.

 

Berdasarkan data sementara, dampak paling signifikan terjadi di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang. Tercatat sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) terdampak secara langsung oleh musibah ini. Hingga saat ini, tim di lapangan masih terus melakukan pendataan mendalam terkait tingkat kerusakan bangunan maupun kerugian materiil lainnya yang dialami oleh warga setempat.

 

Merespons kejadian tersebut, BPBD Provinsi NTB segera melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Lombok Tengah beserta jajaran TNI, POLRI, dan aparatur desa setempat. Langkah-langkah darurat telah diambil, mulai dari melakukan assessment (kaji cepat) di lokasi kejadian, penyebaran informasi terkini, hingga memberikan imbauan waspada kepada masyarakat. Saat ini, bantuan tanggap darurat serta dukungan logistik dan peralatan (Logpal) menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak.

 

Mengingat wilayah NTB telah memasuki puncak musim hujan, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Berdasarkan prakiraan Dasarian I Maret 2026, terdapat peluang curah hujan sangat tinggi (lebih dari 100 mm) dengan probabilitas mencapai 80% hingga 90%, khususnya untuk wilayah Lombok Tengah dan sekitarnya. Pemerintah berharap warga dapat mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi susulan selama periode peralihan musim ini.