UPDATE KEJADIAN BENCANA NTB (1 JANUARI – 31 AGUSTUS 2023)
Pada periode 01 Januari – 31 Agustus 2023 telah terjadi bencana alam sebanyak 88 kejadian. Dari jumlah tersebut, bencana yang paling sering terjadi yaitu bencana banjir/banjir bandang dengan 50 kejadian, kemudian tanah longsor 18 kejadian, angin puting beliung 10 kejadian, kekeringan 9 kejadian di kabupaten/kota terdampak, Kebakaran hutan dan Lahan 1 kejadian dan gelombang pasang/rob 0 kejadian.
Menurut BMKG, Curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III Agustus 2023 termonitor dalam kategori Rendah (0 – 20 mm/das) yang merata di seluruh wilayah NTB. Curah Hujan tertinggi tercatat terjadi di Pos Hujan Lenangguar, Kab. Sumbawa sebesar 14 mm/dasarian. Sifat hujan pada dasarian II Agustus 2023 di wilayah NTB bervariasi dari kategori Bawah Normal (BN) hingga Atas Normal (AN). Pada dasarian I September 2023 (10- 10 September 2023) diprakirakan peluang terjadinya hujan sangat rendah. Diperkirakan curah hujan dengan intensitas <20 mm/dasarian memiliki probabilitas kejadian >90% yang merata di seluruh wilayah NTB.
Pada periode puncak musim kemarau tahun ini, masyarakat NTB dihimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif dan efisien. Masyarakat juga perlu mewaspadai akan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan dan kekeringan yang umumnya terjadi pada periode puncak musim kemarau. Masyarakat dapat memanfaatkan penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya guna mengantisipasi musim kemarau yang mulai memasuki wilayah NTB khususnya di wilayah-wilayah yang sering terjadi kekeringan. Tetap perhatikan informasi BMKG dan BPBD guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan.
Facebook : Bpbd Ntb Prov
Instagram : @bpbdntb
Twitter : @bpbd_ntb
Web : bpbd.ntbprov.go.id
#SiapUntukSelamat #KitaJagaAlamJagaKita #SalamTangguh
#SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya
Pusdalops-PB BPBD NTB