UPDATE KEJADIAN BENCANA NTB (1 JANUARI – 31 MEI 2024)
Pada periode 01 Januari – 31 Mei 2024 telah terjadi bencana alam sebanyak 62 kejadian. Dari jumlah tersebut, bencana yang paling sering terjadi yaitu bencana banjir/banjir bandang dengan 25 kejadian, kemudian Cuaca Ekstrem/angin puting beliung 25 kejadian, tanah longsor 7 kejadian, Gempa Bumi 2 kejadian, kekeringan 0 kejadian di kabupaten/kota terdampak, Kebakaran hutan dan Lahan 0 kejadian dan gelombang pasang/rob 3 kejadian.
Menurut BMKG, Curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III Mei 2024 secara umum dalam kategori Rendah (0 – 10 mm/das). Sifat hujan pada dasarian III Mei 2024 di wilayah NTB didominasi kategori Bawah Normal (BN). Curah hujan tertinggi di pos hujan Lenek Duren, Kabupaten Lombok Timur sebesar 81 mm/dasarian. Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umumnya berada pada kategori Sangat Panjang (31 – 60 hari). HTH terpanjang tercatat di Pos Hujan Labuhan Pandan, Kabupaten Lombok Timur selama 53 hari.
Saat ini sebagian besar wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau. Masyarakat NTB dihimbau agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif dan efisien. Masyarakat juga perlu mewaspadai akan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan yang umumnya terjadi pada periode puncak musim kemarau. Masyarakat dapat memanfaatkan penampungan air seperti embung, waduk, atau penampungan air hujan lainnya guna mengantisipasi kekurangan air khususnya di wilayah-wilayah yang sering terjadi kekeringan. Tetap perhatikan informasi BMKG dan BPBD guna mengantisipasi dampak bencana maupun kerugian dalam perencanaan kegiatan Anda ke depan dan tetap selalu menjaga kesehatan.
Facebook : Bpbd Ntb Prov
Instagram : @bpbdntb
Twitter : @bpbd_ntb
Web : bpbd.ntbprov.go.id
#SiapUntukSelamat #KitaJagaAlamJagaKita #SalamTangguh
#SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya #KurangiRisikonya
#NTBTangguh #ntbgemilang
Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB