Jumat, 28 April 2023 Kalaksa BPBD NTB memimpin Rapat koordinasi bersama Kalaksa BPBD Kab/Kota, BMKG, dan BWS NT 1 dalam rangka menindak lanjuti Rakor Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kekeringan Dan Karhutla Di Provinsi NTB melalui Video Conference via Zoom meeting dengan Menko Marves dan Rakor Kesiapsiagaan menghadapi bencana alam bersama Sekretaris daerah dan OPD-OPD terkait. Rapat dilaksanakan secara Online melalui Zoom meeting di ruang rapat BPBD Provinsi NTB.
Dalam rakor tersebut Kalaksa BPBD NTB berharap agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, dan memberikan gambaran tentang kondisi wilayah yang terdampak kekeringan berdasarkan infografis sebaran wilayah terdampak kekeringan di tahun 2022. Kalaksa BPBD Provinsi NTB juga Memaparkan daerah-daerah mana saja yang selalu terdampak kekeringan dan daerah yang memerlukan kebutahan air bersih, serta air irigasi untuk memenuhi kebutuhan pertanian. Dari Rapat tersebut juga Kalaksa BPBD NTB menegaskan agar BPBD Kab/Kota agar lebih responsif dalam penanganan Kekeringan ini dikarenakan ditahun 2023 ini berdasarkan Prakirakan BMKG dalam rakor tersebut dijelaskan bahwa Tahun ini akan lebih kering dari 3 Tahun terakhir serta lakukan peninjauan lapangan untuk embung-embung apakah sudah terisi atau tidak.
Selanjutnya dalam rakor tersebut BPBD Kab/Kota memberikan tanggapan dan memaparkan apa saja strategi yang akan dilakukan untuk penanganan kekeringan, Kawasan terdampak kekeringan, serta armada yang dimiliki daerah untuk penanganan kekeringan dan Karhutla. Kondisi saat ini di Kab/Kota masih tergolong aman karena bendungan yang dimiliki masih terisi air. Namun di wilayah Kabupaten Lombok Timur bagian selatan dari hasil pantauan Kabid PK BPBD Lotim masih ada beberapa embung yang kondisinya saat ini minim air.
Dalam rapat tersebut juga BWS NT 1 yang diwakili oleh Ibu Baiq Sri Wahyudi dari Satker Air Tanah dan Air Baku bahwa saat ini BWS NT 1 memiliki 403 titik sumber air baku dan air tanah di Lombok dan 487 di Pulau Sumbawa namun kondisi saat ini yang berfungsi sekitar 70 % dikarenakan beberapa titik mengalami kerusakan akibat Gempa pada tahun 2018.
Dari rapat yang sudah dilakukan, disimpulkan bahwa BPBD Provinsi NTB merencanakan akan melakukan permohonan pelaksanaan Tekhnologi Modifikasi Cuaca untuk daerah-daerah yang dimana kondisi embung masih belum terisi air, diharapkan untuk Kab/Kota yang sudah mendapatkan Laporan kekeringan di daerahnya agar segera menetapkan status Siaga darurat yang ditanda-tangani oleh Bupati/Walikota serta akan dikeluarkan Surat Edaran untuk Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Kemarau yang menimbulkan bencana kekeringan dan Karhutla.
Facebook : Bpbd Ntb Prov
Instagram : @bpbdntb
Twitter : @bpbd_ntb
Web : bpbd.ntbprov.go.id
@zulkieflimansyah @lalugitaariadi @ahmadiahmadi4770
#SiapUntukSelamat #KitaJagaAlamJagaKita #SalamTangguh
#SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya #KurangiRisikonya
#NTBTangguh #ntbgemilang
#SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya #KurangiRisikonya
#NTBTangguh #ntbgemilang